Showing posts with label wanita. Show all posts
Showing posts with label wanita. Show all posts

Tuesday, February 13, 2018

Tetap Sholat Ketika Mengalami Istihadhah • Nasehat Islam

Tetap Sholat Ketika Mengalami Istihadhah • Nasehat Islam

Telah mengabarkan kepada kami Hajjaj bin Minhal telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Hisyam bin 'Urwah dari ayahnya dari Aisyah radliallahu 'anha

Bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy berkata: "Wahai Rasulullah, aku adalah seorang wanita yang mengalami istihadhah, apakah aku boleh meninggalkan shalat? ',

beliau menjawab: 'Tidak boleh', tetapi itu hanyalah penyakit, maka apabila haidmu datang, tinggalkanlah shalat, dan apabila telah lepas masanya, maka cucilah darahnya dan berwudhu serta shalatlah'.

Hisyam berkata: "Ayahku berkata: 'Ia (Fatimah) mandi untuk awal (masa sucinya), kemudian ia tidak mandi setelah itu, tetapi ia hanya bersuci (berwudhu) lalu shalat' ".

√ Hadits Riwayat Darimi

Monday, February 12, 2018

Larangan Meminang Wanita Yang Sudah Dipinang • Nasehat Islam

Larangan Meminang Wanita Yang Sudah Dipinang • Nasehat Islam

Telah mengkhabarkan kepada kami Ibrahim bin Al Hasan, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Al Hajjaj bin Muhammad, ia berkata; berkata Ibnu Juraij;

saya pernah mendengar Nafi' menceritakan bahwa Abdullah bin Umar pernah berkata;

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang sebagian kalian menjual di atas jual beli sebagian yang lain, dan janganlah seseorang meminang di atas pinangan orang lain hingga orang yang meminang sebelumnya meninggalkan pinangannya atau mengizinkan memberikan izin.

√ Hadits Imam Nasa'i

Tuesday, February 6, 2018

Larangan Membunuh Wanita Dan Anak Anak Dalam Perang

Larangan Membunuh Wanita Dan Anak Anak Dalam Perang

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya dan Muhammad bin Rumh keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami Al Laits. (dalam riwayat lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah menceritakan kepada kami Laits dari Nafi'

dari Abdullah bahwa dalam salah satu peperangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah ditemukan jasad seorang wanita, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun melarang pembunuhan wanita dan anak-anak."

(HR. Muslim)

√ Nasehat Islam

Sunday, February 4, 2018

Wanita Yang Sholat Subuh Bersama Rasulullah

Dan telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb telah mengabarkan kepadaku Yunus bahwa Ibnu Syihab mengabarkan kepadanya, dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Urwah biun Zubair, bahwa 'Aisyah isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata;

"Dahulu para wanita mukminat menghadiri shalat fajar (subuh) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan mengerudungi kepala dengan kain, kemudian mereka kembali ke rumah masing-masing, mereka tidak dikenal karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendirikan shalat subuh ketika keadaan masih pagi buta."

HR. Muslim

Thursday, February 1, 2018

Mendatangi Pasangan Yang Halal Ketika Bersyahwat

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman bin Mahdi dari Mu'awiyah yakni Ibnu Shalih, dari Azhar bin Sa'id Al Harazi ia berkata, saya mendengar Abu Kabsyah Al Anmari berkata,

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang duduk bersama para sahabatnya, kemudian beliau masuk (ke dalam rumah) dan kembali lagi dalam keadaan telah mandi.

Maka kami bertanya, "Wahai Rasulullah, adakah sesuatu telah terjadi?" Beliau menjawab, "Benar, seorang wanita telah lewat di hadapanku hingga syahwatku terhadap wanita bangkit, maka aku pun mendatangi salah seorang dari istri-istriku dan mencampurinya.

Maka hendaklah kalian melakukan yang demikian itu, karena sebaik-baik dari yang kalian lakukan adalah mendatangi (isteri) yang halal."

HR. Ahmad

Saturday, January 27, 2018

Hikmah Dibalik Ketatnya Aturan Islam Untuk Wanita

Hikmah Dibalik Ketatnya Aturan Islam Untuk Wanita

BETAPA ADILNYA ALLAH

Ramai wanita yang berkata bahawa susah menjadi wanita, lihat saja aturan-aturan dibawah ini :
-
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.
-
2. Wanita perlu minta izin dari suami apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
-
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
-
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit dari pada lelaki.
-
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
-
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
-
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
-
8. Wanita tersekat-sekat dalam beribadat kerana adanya masalah haid dan nifas.
-
9. dan lain-lain.
-
Tetapi…

PERNAHKAH KITA LIHAT RAHSIA DAN HIKMAHNYA ?
-
1. Benda yang mahal harganya akan dijaga rapi dan ditutupi serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti itulah intan permata bandingannya dengan seorang wanita.
-
2. Wanita perlu khidmat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib khidmat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapanya ?
-
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah bahwa harta itu akan menjadi miliknya dan tidak perlu diserahkan kepada suami? Sementara suami apabila menerima warisan ia wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya ?
-
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah anda bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala mahluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH dimuka bumi ini, dan tahukah jika ia meninggal kerana melahirkan adalah syahid dan syurga menantinya.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, Ibunya, Anak Perempuannya dan Saudara Perempuannya. Artinya , bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, iaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
-
5. Seorang Wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu mana saja yang disukainya cukup dengan 4 Syarat saja, yaitu : Solat 5 waktu, Puasa di bulan Ramadhan, taat kepada Suaminya dan menjaga kehormatannya.
-

Thursday, January 25, 2018

Jika Pria mendapatkan Bidadari di Surga, Lalu wanita mendapatkan apa Di Surga • Nasehat Islam

Harap Jangan berpikir ngeres bahwasanya surga hanya seks semata, karena sejatinya kenikmatan surga bukan itu saja dan tidak bisa dibayangkan dengan akal manusia.

Pertanyaan:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: "Pria mendapatkan istri-istri bidadari di Surga, lalu wanita mendapatkan apa?
... 
Jawaban:

Para wanita akan mendapatkan pria ahli Surga, dan pria ahli Surga lebih afdhal dari pada bidadari. Pria yang paling baik ada di antara pria ahli Surga. Dengan demikian, bagian wanita di Surga bisa jadi lebih besar dan lebih banyak daripada bagian pria, dalam masalah pernikahan. Karena wanita di dunia juga (bersuami) mereka mempunyai beberapa suami di Surga. Bila wanita mempunyai 2 suami, ia diberi pilihan untuk memilih di antara keduanya, dan ia akan memilih yang paling baik dari keduanya

(Fatawa wa Durusul Haramil Makki, Syaikh Ibn Utsaimin 1/132, yang dinukil dalam Al-Fatawa Al-Jami'ah lil Mar'atil Muslimah, edisi bahasa Indonesia "Fatwa-fatwa tentang wanita 3" cetakan Darul Haq)

Pertanyaan:

Syaikh Abdullah bin Jibrin ditanya: "Ketika saya membaca Al-Qur'an, saya mendapati banyak ayat-ayat yang memberi kabar gembira bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dari kaum laki-laki, dengan balasan bidadari yang cantik sekali. Adakah wanita mendapatkan ganti dari suaminya di akhirat, karena penjelasan tentang kenikmatan Surga senantiasa ditujukan kepada lelaki mukmin. Apakah wanita yang beriman kenimatannya lebih sedikit daripada lelaki mukmin?

Jawaban:

Tidak bisa disangsikan bahwa kenikmatan Surga sifatnya umum untuk laki-laki dan perempuan. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal diantara kamu, baik laki-laki ataupun perempuan" (Ali-Imran: 195).

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik" (An-Nahl: 97).

"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (An-Nisa': 124).

"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mu'min, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam keta'atannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu', laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar"(Al-Ahzab: 35).

Allah telah menyebutkan bahwa mereka akan masuk Surga dalam firman-Nya: "Mereka dan istri-istri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertelekan di atas dipan-dipan" (Yasin: 56).

"Masuklah kamu ke dalam Surga, kamu dan istri-istri kamu digembirakan"(Az-Zukhruf: 70).

Allah menyebutkan bahwa wanita akan diciptakan ulang. “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan" (Al-Waqi'ah: 35-36).

Maksudnya mengulangi penciptaan wanita-wanita tua dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda. Telah disebutkan dalam suatu hadits bahwa wanita dunia mempunyai kelebihan atas bidadari karena ibadah dan ketaatan mereka. Para wanita yang beriman masuk Surga sebagaimana kaum lelaki. Jika wanita pernah menikah beberapa kali, dan ia masuk Surga bersama mereka, ia diberi hak untuk memilih salah satu di antara mereka, maka ia memilih yang paling bagus diantara mereka.



Lelaki Mendapat Bidadari di Surga, Lalu Wanita Dapat Apa?
Penyiksaan api neraka tentu menjadi hal yang dijauhi oleh manusia manapun karena mereka tidak akan mau terjerumus ke tempat itu, tapi memang disayangkan karena kebanyakan manusia hanya ingin masuk surga dan berangan-angan tanpa benar-benar menjalankan ibadah dengan baik. Beramal saleh pun tidak, dan malah menempuh jalan yang tidak sesuai dengan perintah Allah SWT sehingga pada akhirnya tujuan akhir adalah neraka. Surga bukan untuk orang-orang sembarangan, surga adalah ganjaran bagi hamba-hamba Allah yang selama hidupnya beriman dan bertaqwa di mana larangan Allah dijauhi dan segala perintah-Nya dipatuhi.

Perihal lelaki dapat bidadari di surga dan apa yang didapat wanita, banyak sekali yang menanyakannya. Ketika seorang muslim yang beriman dan hidup benar di dunia, saat meninggal ia pun bisa masuk surga yang berhiaskan sunga-sungai, beraneka ragam buah-buahan yang disukai manusia, kebun yang cantik, istana yang terbuat dari emas dan mutiara menujukkan kemegahannya yang di mana di dalamnya ada permadani, bantal dan tempat tidur yang dari permata dan emas. Alam surgalah yang paling indah dan tidak ada tempat yang dapat menandinginya.

– Difirmankan oleh Allah SWT bahwa di dalam surga bakal ada bidadari-bidadari cantik yang menjadi istri para kaum Adam. Dalil akan jika masuk surga, pria mendapatkan bidadari diambil dari firman Allah di mana hamba-hamba Allah yang sudah bersih dari dosa maka akan mendapatkan rezeki tertentu, termasuk buah-buahan. Mereka adalah yang dimuliakan dan di dalam surga ada banyak kenikmatan yang bisa dinikmati di atas tahta kebesaran dan kepada mereka bakal diedarkan gelas yang sudah diisi khamer dari sungai yang mengalir. Warna khamer adalah putih dan rasanya sedap. Di sisi mereka akan ada bidadari-bidadari yang memiliki mata jelita seolah mereka merupakan telur burung unta yang dengan baik tersimpan.



Disebutkan oleh Allah SWT bahwa nanti di surga akan ada bidadari bermata jeli dengan rupa cantik sebagai ganjaran bagi orang-orang yang beriman supaya anak-anak Adam bisa dengan semangat beribadah kepada Allah dan hidup makin saleh di dunia meski penuh ego.

Para wanita mendapatkan apa di surga kelak? Wanita diciptakan dengan sifat pemalunya maka dengan begitu, kaum hawa tidaklah didorong oleh Allah SWT untuk beramal saleh dengan menyebutkan ganjaran yang akan membuat para wanita ini merasa malu ketika mendengar atau membacanya. Namun, bukan berarti para wanita saleha tidak akan mendapatkan ganjaran apapun. Bagi yang sudah menikah di dunia tapi sang suami masuk neraka, atau wanita saleha yang tidak menikah maka kelak di surga mereka akan mendapat pasangan laki-laki romantis, tampan dan perkasa.

Secantik-cantiknya bidadari di surga, tetaplah lebih cantik para wanita yang selama di dunia hidup dengan saleha oleh karena ketaatan dan ibadah yang dilakukan selama masih hidup. Jadi, lelaki mendapat bidadari di surga, lalu wanita dapat apa? Baik perempuan atau laki-laki yang di dunia tidak memiliki pasangan maka di surga kelak akan dinikahkan oleh Allah dengan penghuni surga.


Wednesday, January 24, 2018

Menikahi Wanita Merdeka

Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata, telah menceritakan kepada kami Sallam bin Sawwar berkata, telah menceritakan kepada kami Katsir bin Sulaim dari Adl Dlahhak bin Muzahim ia berkata; aku mendengar Anas bin Malik berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa ingin berjumpa dengan Allah dalam keadaan suci lagi disucikan maka nikahlah dengan wanita-wanita merdeka."

HR. Ibnu Majah

Tuesday, January 23, 2018

Jika Wanita Ingin Sholat Berjamaah Di Masjid

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwasanya beliau bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian kaum wanita hendak menghadiri shalat Isya' maka janganlah kalian memakai wangi-wangian pada malam tersebut."

HR. Muslim

√ Nasehat Islam

Monday, January 22, 2018

Konsekuensi Talak Tiga Untuk Wanita

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Jarir dari Mughirah dari Asy Sya'bi ia berkata, " Fatimah bin Qais berkata, "Pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, suamiku menceraikan aku dengan talak tiga. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kemudian bersabda: "Engkau tidak berhak mendapatkan jaminan tempat tinggal ataupun nafkah."

HR. Ibnu Majah

Friday, January 19, 2018

Perempuan Dan Budak Diberi Harta Ghanimah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yahya bin Faris, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Khalid Al Wahbi, telah menceritakan kepada kami Ibnu Ishaq dari Abu Ja'far dan Az Zuhri dari Yazid bin Hurmuz, ia berkata; Najdah Al Haruri menulis surat kepada Ibnu Abbas, ia bertanya kepadanya mengenai para wanita, apakah mereka menghadiri peperangan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam? Dan apakah mereka diberi saham? Yazid berkata; aku yang menulis surat Ibnu Abbas kepada Najdah. Sungguh mereka telah menghadiri peperangan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Adapun mereka tidak diberi saham (bagian), dan terkadang diberi pemberian.

HR. Abu Daud

Haramnya Menikahi Wanita Sepersusuan

Telah mengabarkan kepada kami 'Ubaidullah bin Sa'id, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya, ia berkata; telah memberitakan kepada kami Malik, ia berkata; telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Dinar dari Sulaiman bin Yasar dari 'Urwah dari Aisyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Apa yang diharamkan karena nasab diharamkan pula karena sepersusuan."

HR. Nasa'i

Haramnya Menikahi Wanita Dan Bibi Dari Jalur Ibu

Telah mengabarkan kepada kami Ubaidullah bin Sa'id, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Hisyam, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Tidak boleh seorang wanita dinikahi sebagai madu bagi saudara wanita ayahnya dan tidak pula sebagai madu saudara wanita ibunya."

HR. Nasa'i

Minyak Wangi Yang Dibolehkan Untuk Wanita

Telah menceritakan kepada kami Mahmud bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Abu Daud Al Hafari dari Sufyan dari Al Jurairi dari Abu Nadlrah dari seseorang dari Abu Hurairah ia berkata; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Minyak wanginya lelaki baunya menyengat dan warnyanya tidak kelihatan, sedangkan minyak wangi wanita adalah yang warnanya kelihatan dan baunya tidak tercium." Telah menceritakan kepada kami Ali bin Hujr telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ibrahim dari Al Jurairi dari Abu Nadlrah dari Ath Thafawi dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan hadits dan maksud yang sama. Abu Isa berkata; Hadits ini hasan, namun Ath Thafawi tidak kami ketahui kecuali dalam hadits ini, namanya pun tidak kami ketahui, sedangkan hadits Isma'il bin Ibrahim lebih lengkap dan lebih panjang."

HR. Tirmidzi

Bagian Warisan Wanita Adalah Sepertiga

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu 'Umar; telah menceritakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah dari Az Zuhri dari 'Amir bin Sa'd bin Abu Waqqash dari bapaknya dia berkata; Pada tahun Fathu Makkah, aku tertimpa sakit dan aku merasa akan mengalami kematian.

Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun menjengukku, maka aku pun berkata pada beliau, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku memiliki harta yang banyak, sedangkan tidak ada orang yang akan mewarisiku kecuali anak perempuanku seorang diri.

Apakah aku harus berwasiat dengan hartaku seluruhnya?" beliau menjawab: "Tidak." Aku berkata, "Atau duapertiga darinya?" Beliau menjawab: "Tidak." Aku berkata lagi, "Atau setengahnya?" beliau menjawab: "Tidak." Aku berkata lagi, "Kalau begitu, sepertiga darinya?" Akhirnya beliau bersabda: "Sepertiga. Namun, sepertiga adalah jumlah yang banyak.

Sesungguhnya, bila kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan berkecukupan adalah lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan fakir dan meminta-minta kepada manusia. Dan tidaklah kamu menginfakkan sesuatu pun, kecuali kamu akan diberi ganjaran pahala, hingga sesuap makanan yang kamu suapkan pada mulut isterimu."

Lalu aku bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah aku telah ditinggalkan dari hijrahku?" Beliau menjawab: "Sesungguhnya, kamu tidak akan ditinggalkan setelahku, sehingga kamu mengerjakan amalan yang dengannya kamu mengharap wajah Allah, sehingga membuat derajatmu (di sisi-Nya) semakin tinggi. Dan semoga sepeninggalmu setelahku nanti, orang-orang dapat mengambil manfaat darimu, dan yang lain mendapat kecelakaan. Ya Allah, terimalah hijrah para sahabatku, dan janganlah Engkau tolak akan kesudahan mereka." Akan tetapi Al Ba`is Sa'd bin Khaulah, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mewarisinya, agar ia dapat meninggal di Makkah. Abu Isa berkata; Hadits semakna juga diriwayatkan dari Ibnu Abbas. Ini adalah hadits Hasan Shahih. Dan hadits ini telah diriwayatkan pula oleh lebih dari satu orang perawi dari Sa'd bin Abu Waqhas.

Menurut Ahli imu, hadits ini diamalkan, yakni, seorang laki-laki tidak boleh mewasiatkan lebih dari sepertiga hartanya. Sedangkan sebagian ulama, adalah suatu hal yang Mustahab (sunnah) bila wasiat kurang dari sepertiga, berdasarkan Sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam: "Dan sepertiga itu, merupakan jumlah yang banyak."

(HR. Tirmidzi)

Saturday, January 13, 2018

Anjing Hitam Dan Wanita Haid Dapat Memutus Sholat

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Khallad Al Bahili berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah berkata, telah menceritakan kepada kami Jabir bin Zaid dari Ibnu Abbas dari

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Yang memutus shalat adalah anjing hitam dan wanita haid.

(HR. Ibnu Majah)

Tuesday, January 9, 2018

Menikahi Wanita Yang Taat Agamanya

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Seorang wanita dinikahi karena agamanya, hartanya dan kecantikannya. Tetapi, utamakanlah agamanya, niscaya kamu akan beruntung."

(HR. Tirmidzi)

www.islam-nasehat.tk

Monday, January 1, 2018

Larangan Meminang Wanita Yang Sudah Dipinang

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah seorang laki-laki meminang pinangan saudaranya."

HR. Ibnu Majah

Tuesday, December 26, 2017

Mandi Karena Istihadhah

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Firas dari As Sya'bi dari Qamir -isteri Masruq-, dari Aisyah radliallahu 'anha ia berkata:

"Seorang wanita yang mengalami istihadhah ia harus duduk diam (tidak mengerjakan shalat) kemudian ia mandi dengan sekali mandi dan berwudhu untuk setiap kali shalat".

HR. Darimi

Sunday, December 24, 2017

Kisah Umar bin Khattab Dengan Wanita Yang Taat

Umar bin Khattab melewati seorang wanita yang terkena penyakit kusta, wanita tersebut sedang thawaf di Ka'bah. 'Umar berkata kepadanya, "Wahai hamba Allah, jangan kamu membuat manusia merasa terganggu.

Seandainya kamu duduk di rumahmu (maka hal itu lebih baik bagimu) ." Maka wanita itu pun berdiam diri di dalam rumah. Setelah itu ada seorang laki-laki melewatinya dan berkata kepadanya,

"Orang yang telah melarangmu sekarang telah wafat, maka keluarlah kamu (untuk haji) ." Wanita itu lantas berkata, "Aku tidak ingin mentaati seseorang di masa hidupnya, lalu mendurhakainya saat ia telah tiada."

- HR. Malik